CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Kamis, 15 Januari 2009

Perumpamaan Jendral Shamila

Kata orang sih ini kisah nyata, tapi walau nyata atau ngga, yang jelas bagus. Jendral ini adalah pemimpin pasukan Rusia. Pada suatu hari barak tempat pasukannya berkumpul kecurian makanan! Jadi persediaan makanannya habis . Jendral Shamila ini marah
dan mengeluarkan peringatan, "Siapa yang ketahuan mencuri persediaan makanan.... harus dihukum cambuk 50 kali!!"

Pada suatu hari akhirnya pasukannya mendapatkan siapa yang mencuri persediaan makanan
dan orang itu adalah....... tereng...tereng..... ibunya jendral itu sendiri ini menjadi dilema sendiri bagi si jendral "kalo saya batalkan, saya akan di-cap sebagai jendral yang tidak adil"
"tapi kalo saya laksanakan, ibu saya akan mati karena sudah tua, dan saya akan di-cap sebagai jendral yang tidak punya belas kasihan".

Setelah pikir-pikir panjang akhirnya hukuman tetap dilaksanakan tapi.... jendral itu memerintahkan si pencambuk untuk mencambuk dirinya sendiri

Jadi hukuman harus tetap dilaksanakan tapi yang menanggung adalah jendral itu sendiri
begitu juga dengan Allah sebab upah dosa ialah maut. Karena Allah maha adil, hukuman tetap harus dijalankan yaitu maut, tapi karena Allah maha kasih. Allah sendiri lah yang menanggung hukumannya dengan mati di kayu salib, jadi kematian Yesus di kayu salib membuktikan kalo Allah itu Adil tapi juga Kasih.

As told by: Mikha Valerint

0 komentar: